Memasuki dasarian kedua bulan November, disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Bapak Siswanto, ST, M.Si Wilayah Sumatera Selatan masih memasuki musim pancaroba atau peralihan dengan karakteristik hujan disertai angin kencang, puting beliung bahkan terjadinya hujan es yang dipicu oleh adanya pertumbuhan awan cumulunimbus yang menjulang tinggi dengan dasar 400-500 m dan puncak awan cumulunimnus mencapai 9000-10000 m.

Diperkirakan suhu awan cumulunimbus mencapai antara -60 sampai -100 derajat celcius. dengan suhu yang cukup dingin ini beberapa indikasi cuaca ektrem salah satunya munculnya hujan yang turun secara tiba-tiba atau dengan intensitas lebat dalam waktu yang cukup singkat. Biasanya didahului dengan terjadinya angin kencang dan petir. Dihimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap hujan lebat yang disertai dengan angin kencang.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *